ISTIMEWANYA INI DAN ITU BAGI DIFABEL TUNANETRA
INI DAN ITU
Satu tips jitu untuk mengajar apabila Anda memiliki murid atau mahasiswa tunanetra. Satu tips ini datang dan dilontarkan langsung oleh para rekan tunanetra saya di Pusat Layanan Difabel UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
Satu tips tersebut adalah, (Jelaskanlah apa yang Anda tulis dan apa yang Anda lihat dengan bahasa suara). Jika Anda menulis sesuatu di papan tulis tanpa menjelaskan maksud dari tulisan tersebut, tunanetra tidak akan bisa mengaksesnya. Satu hal yang sering terjadi adalah "INI DAN ITU". Menurut penuturan rekan - rekan tunanetra, mereka sering mendapatkan penjelasan yang selalu mencantumkan INI dan ITU di dalamnya. Sebagai contoh, ketika membuat kontrak belajar dengan para mahasiswa di kelas, dosen sering kali menulis sesuatu di papan tulis dan berkata, "Ini kontrak belajar yang akan kita gunakan seperti INI". Dengan cara seperti itu, para tunanetra tidak akan mengerti karena tidak bisa mengakses informasi. Seorang dosen diharapkan mau dan mampu menjelaskan apa yang dijadikan materi di kelas ke dalam media suara bukan media visual semata apabila ada mahasiswa tunanetra belajar bersamanya. Setelah dijelaskan mahasiswa tunanetra akan mengetahui apa yang sedang dijelaskan dosen, terlebih lagi jika diajak bersentuhan langsung dengan hal yang sedang dipelajari. Dengan begitu, para tunanetra akan lebih memahami penjelasan, bentuk, bau, dan lain - lain.
Satu tips jitu untuk mengajar apabila Anda memiliki murid atau mahasiswa tunanetra. Satu tips ini datang dan dilontarkan langsung oleh para rekan tunanetra saya di Pusat Layanan Difabel UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
Satu tips tersebut adalah, (Jelaskanlah apa yang Anda tulis dan apa yang Anda lihat dengan bahasa suara). Jika Anda menulis sesuatu di papan tulis tanpa menjelaskan maksud dari tulisan tersebut, tunanetra tidak akan bisa mengaksesnya. Satu hal yang sering terjadi adalah "INI DAN ITU". Menurut penuturan rekan - rekan tunanetra, mereka sering mendapatkan penjelasan yang selalu mencantumkan INI dan ITU di dalamnya. Sebagai contoh, ketika membuat kontrak belajar dengan para mahasiswa di kelas, dosen sering kali menulis sesuatu di papan tulis dan berkata, "Ini kontrak belajar yang akan kita gunakan seperti INI". Dengan cara seperti itu, para tunanetra tidak akan mengerti karena tidak bisa mengakses informasi. Seorang dosen diharapkan mau dan mampu menjelaskan apa yang dijadikan materi di kelas ke dalam media suara bukan media visual semata apabila ada mahasiswa tunanetra belajar bersamanya. Setelah dijelaskan mahasiswa tunanetra akan mengetahui apa yang sedang dijelaskan dosen, terlebih lagi jika diajak bersentuhan langsung dengan hal yang sedang dipelajari. Dengan begitu, para tunanetra akan lebih memahami penjelasan, bentuk, bau, dan lain - lain.

Comments
Post a Comment